Langsung ke konten utama

Cermin

Hai cermin sapa seorang ibu. Dimanakah cermin yang terbaik bagai seorang ibu? Dan sang cermin menjawab anakmu adalah cermin terbaik dirimu. Kemudian sang cermin memperlihatkan gambaran aktivitas sang ibu dan anaknya sewaktu dirumah. Lihatlah seksama wahai ibu pinta sang cermin. Sang ibu melihat perilaku anaknya yang selalu dengan nada tinggi setiap mengungkapkan hal yang tidak disukainya.

Sang cermin memperlihatkan saat itu sang ibu yang menunjukkan penolakan pada anaknya karena tidak mau diganggu mengaji, dek mamah lagi ngaji nih dengan nada yang agak tinggi karena sang anak menarik mukena mamahnya. Seketika sang ibu tersadar, astagfirullah selama ini saya yang tanpa sadar mengajarkan hal yang demikian, memngunkapkan sesuatu yang tidak disukai dengan nada tinggi dan bahasa tubuh yang menolak.

Sang ibu sangat menyesal sekali karena selama ini dia tanpa sadar telah mendidik anaknya menjadi pribadi yang kurang santun. Akhirnya sang ibu sedang dan terus berusaha merubah dirinya khususnya merubah cara menegur atau mengingatkan anaknya dengan bernanyi. Saat sang ibu kurang berkenang dengan sikap anaknya maka ia mengingatkan dengan bernanyi, saat suara sang anak keras sang ibu mengingatkan sambil bernanyi bahwa ayo pelan pelan, kalau tidak suka bilang pelan pelan. Dan saat mukena ditarik anaknya sang ibu langsung merubah kata teguran dengan nada menyanyi, mamah lagi ngaji, ayo yang bagus, mamah lagi ngaji ayo yang bagus.

Akhirnya sang anakpun meminta sesuatu atau menolak sesuatu dengan nada yang pelan. Astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah sang ibu menyadari jika ia ingin merubah anak, terlebih dahulu lihat diri dan mengubah dahulu dirinya  sebagai ibu. Terima kasih cermin kehidupan, Sang Kuasa telah memberi cermin terbaik dan termahal untuk sang ibu berbenah dalam waktu kehidupannya.Dan ini perlajaran baru dimulai hingga sang ibu dan anak terus bertumbuh. inaz

Komentar

Popular Posts

Sang Pengatur Cilik

Sebenarnya ada ada beberapa hal saya harus mulai belajar dan membiarkan anak saya untuk mengatur yang kadang tidak sesuai dengan keinginan saya dan lumayan membuat saya dan shafyna sedikit konslet hehehe. Shafyna menurut saya balita yang pengatur. Misalnya saat mau tidur saya meletakkan guling diatas bantal saya agar posisi agak tinggi. Dan shafyna melihat guling tidak sesuai maunya shafyna, maka mamah ayo berdiri tempat tindurnya berantakan. Berantakan apa? Shafyna lalu mengambil guling yang ada diatas bantal lalu dipindahkan menjauh dari sisi saya. Dan posisi bantal saya yang agak jauh dari posisi bantal shafyna juga didekatkan ke bantal shafyna. Saya tanya kenapa mamah g boleh peluk guling karena ditaruh di posisi menjauh dari saya. Supaya mamah bisa peluk shafyna. Kenapa bantal juga mepet atau nempel bantal shafyna supaya deket dan bisa peluk shafyna. Hari berikutnya saya tes lagi saya letakkan guling didekat saya dan bantal posisi menjauh. Dan shafyna dengan reaksi yang sama mama...

pilih baju

hbs mandi sendiri menuju lemari (sdh dikasih tahu ini baju pendek, ini baju panjang, ini utk pergi). sering tetep nanya 👧mah kanaya pakai baju panjang/pendek?🧕🏻kanaya suka yg mana?👧yang panjang dan pendek.🧕🏻ya udah pakai dua duanya👧tapi kan ga muat mah🧕🏻yaudah pilih satu👧ambil baju panjang krn tahu mau keluar beli sayur

sholat dhuha

🧕🏻shafyna sdh solat dhuha?(sdh dijelaskan apa manfaatnya dr dahulu).👩‍🦰kan ga wajib mah cm sunah. 🧕🏻makan pakai tgn kanan jg sunah nabi. 👩‍🦰berarti boleh dong mah makan pakai tgn kiri krn kanan sunah. 🧕🏻kl shafyna kesekolah ada 2 jln, yg kanan jalannya bagus mulus, yg kiri bolong2 byk batunya, trs shafyna pilih mana? 👩‍🦰iya iya aku sholat lsg ambil wudhu.