Langsung ke konten utama

Sutradara kecilku

sumber: freepik.com

Shafyna adalah sutradara kecilku. Saat bermain masak masakan shafyna pasti akan mengatur peran, kadang saya sebagai anak dan shafyna sebagai ibunya, dan mulailah adegan perbincangan yg juga diatur oleh shafyna, mamah nanti mamah bilang begini ya... dan seterusnya.


Saat main masak-masakan, sebelum mulai permainan shafyna selalu mengatur dahulu tempat masak-masakannya setelah peralatannya rapi diatas meja masakannya lalu kemudian shafyna mulaI mengatur orangnya, mamah jadi pembeli ya, shafyna jadi penjual, pinta shafyna. Mamah bilang ada sosis atau bayam, lalu saya mengikuti arahan shafyna. Dan mulailah transaksi jual beli, "ini yah bu", suara shafyna sebagai penjual sambil memberikan hasil jualan masak-masakannya pada saya sebagai pembeli. Ohya terima kasih ini uangnya sambut saya. Tak lupa shafyna mengarahkan makannya pakai sendok, kalau ada sendok dan saya tidak menggunakan sendok tapi tangan langsung akan diprotes shafYna dan ia berusaha mengingatkan dan mengarahkan, mamah makannya pakai sendok dan garpu, gini loh mah makannya. Iya sayang mulailah saya mengikutin arahan sutradara kecilku.

Dan saat main apapun, shafyna selalu mengarahkan saya jadi apa, harus bilang apa, dan posisi badan atau tubuh pun juga dirahkan oleh shafyna. Sampai lucunya saat nangis pun dia request mamah bilang cucup, maksudnya supaya shafyna diam ga nangia yang lama.

Dan begitupun saat bernyanyi atau bermain apapun shafyna selalu mengarahkan saya bagaimana saya harus bertindak. Karena shafyna suka nyanyi Misal saat lagu A diberbunyi, ya mamah nyanyi saya pun bernyanyi, dan tidak lama mamah stop tanda giliran shafyna yang bernyanyi, dan begitu seterusnya, shafyna menjadi pengarah suara dalam bernyanyi.

Dalam make up dan hijab juga demikian, shafyna dengan gayanya mamah sini lihat shafyna, tidak lama shafyna mengatur gaya keruudng yg saya pakai, seelah itu shafyna dengan bermain pura-pura, ia mulai mengoleskan jemari tangannya sebagai lipstik dan disapunya bibir saya, dan jemarinya lagi sebagai pensil alis ia mulai mengolaskan pensil alis pada alis mata saya, dan dengan kedua tangannya dipuk puk pipi saya sebagai tanda shayna sedang meratakan bedak pada pipi lalu dengan beberapa jarinya sebagai alat blas on ia menyapu bagian pipi saya.

Dan saat moment tidur sekalipun, saat tidur shafyna selalu mjnta dipeluk oleh saya. Dan peluknya bila tidak sesuia dg kemauan shafyna ya pasti rewel. Mamah peluk yg lembut pinta shafyna. Kayak gimana peluk lembut, kemudian shafyna mencontohkan dimana telapak tangan saya harus menyentuh hanya telapak tangannya shafyna saja. Ya ya ya sampai saat tidur pun ada saja request arahan dari shafyna.

Ya shafyna bila dengan orang yang sudah dikenalnya maka sifat suka mengatur itu dominan sekali, cerewet dan banyak omong, bersikukuh kalau tidak sesuai mainya pasti nangis atau mogok ya mungkin ini sifat teguh pendirian.

Semoga mamah bisa memantau dan mendampingi mu selalu hinggga engkau bisa terbang sendiri meninggalkan sarangmu nak. I love u shafyna. I change for you.

Komentar

Popular Posts

Life skill: Melipat Baju

Dan seorang anak perempuan nantinya akan menjadi ibu bagi anaknya, istri bagi suaminya. Dan anak laki-lakipun sebaliknya akan menjadi ayah bagi anaknya, suami bagi istrinya. Apa sih pentingnya melipat baju? Saat anak tumbuh besar dengan keterampilan bisa melipat baju minimal ia bisa membantu meringankan pekerjaan rumah dan orang tua. Dan jangka panjangnya nanti ia akan minimal sekali, juga akan melipat baju anak, suami atau istrinya. Sebenarnya shafyna sejak usia dua tahun senang dan sering bermain sterika-sterikaan mainan. Sembari menyetrika shafyna juga melipat baju tersebut. Biasanya yang jadi objek mainan sterika-sterikaan adalah bajunya sendiri, karena kecil dan mampu digapai dengan tangannya. Namun di usia shafyna ketiga ini hal tersebut masih berulang. Pengulangan ini sebagai bentuk penguatan, tanpa paksaan tapi lebih sambil bermain dan waktunya tidak selalu harus kapan melipat, di sesuaikan pas momentnya saja, pas saya atau shafyna lagi megang baju, pas lagi luang, pas...

Suka bernyanyi

Bernyanyi merupakan bagian keseharian yang sering dilakukan shafyna. Saya memperkenalkan video lagu anak-anak terutama haddad alwi dengan maksud lagu yang tetap bernuansa mendidik  agama. Shafyna selalu bersemangat dan matanya berbinar saat mendengar atau melihat lagu anak tersebut, dengan semangatnya ikut menyanyikan dan mengikuti gerak sang penyanyi, lagu Muhammad ku, rindu Muhammad, kalau lah ibuku, ramadhan ya ramadhan. Dengan semangat 45 shafyna meninggalkan semua aktivitas nya dan larut dengan lagu-lagu itu. Shafyna juga memiliki kebiasaan suka membuat lirik lagu sendiri. Dan itu di karang dan dinyanyikan spontan oleh shafyna. Diantara segala kegiatan sehari-hari menyanyi sambil bergerak mengikuti alunan lagu adalah hal yang paling bersemangat shafyna lakukan. celetuk shafyna " mamah shafyna punya lagu baru mah", kemudian shafyna mengalunkan lirik lagu ciptaannya dan saya berusaha mendengarkan dan menyimak. Dan setelah bernyanyi lagu karangan shafyna sendiri,...

Sang Pengatur Cilik

Sebenarnya ada ada beberapa hal saya harus mulai belajar dan membiarkan anak saya untuk mengatur yang kadang tidak sesuai dengan keinginan saya dan lumayan membuat saya dan shafyna sedikit konslet hehehe. Shafyna menurut saya balita yang pengatur. Misalnya saat mau tidur saya meletakkan guling diatas bantal saya agar posisi agak tinggi. Dan shafyna melihat guling tidak sesuai maunya shafyna, maka mamah ayo berdiri tempat tindurnya berantakan. Berantakan apa? Shafyna lalu mengambil guling yang ada diatas bantal lalu dipindahkan menjauh dari sisi saya. Dan posisi bantal saya yang agak jauh dari posisi bantal shafyna juga didekatkan ke bantal shafyna. Saya tanya kenapa mamah g boleh peluk guling karena ditaruh di posisi menjauh dari saya. Supaya mamah bisa peluk shafyna. Kenapa bantal juga mepet atau nempel bantal shafyna supaya deket dan bisa peluk shafyna. Hari berikutnya saya tes lagi saya letakkan guling didekat saya dan bantal posisi menjauh. Dan shafyna dengan reaksi yang sama mama...